BANDA ACEH — Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh menerima kunjungan edukatif (edutrip) dari para siswa dan guru SMA IT Nurul Islah. Kegiatan ini mengusung tema “Footprint: Menelusuri Jejak Pangan, Mengungkap Ketahanan Pangan Untuk Masa Depan”.
Kunjungan edukatif ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengalaman langsung kepada para siswa mengenai pengelolaan sektor pangan, peternakan, perikanan, sekaligus mengenal potensi sejarah dan budaya yang ada di Kota Banda Aceh.
Rangkaian kegiatan diawali di Kantor DP2KP Kota Banda Aceh dengan pengenalan secara umum mengenai tugas, fungsi, dan kewenangan dinas. Setelah itu, rombongan melakukan peninjauan ke Kebun Demplot DP2KP, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Keudah, serta Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banda Aceh.
Saat berada di Puskeswan Keudah, para siswa mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai pelayanan kesehatan hewan, langkah pencegahan penyakit menular pada ternak, serta pentingnya menjaga kesejahteraan hewan (animal welfare). Sementara itu, di RPH Kota Banda Aceh, para peserta dibekali pemahaman mengenai tata cara penanganan dan pemotongan hewan ternak yang higienis, aman, dan memenuhi kaidah syariat Islam.
Selain mengunjungi fasilitas DP2KP, para siswa juga melanjutkan peninjauan ke Kebun Demplot, Rumah Bibit, dan Kolam Ikan Nila milik Kelompok B2SA Gampong Pande. Di lokasi ini, para siswa mempelajari berbagai teknik budidaya tanaman pangan dan hortikultura modern yang dikembangkan secara ramah lingkungan untuk mendukung ketahanan pangan daerah. Tak hanya itu, mereka juga melihat langsung proses pembenihan bibit ikan nila berkualitas serta tata cara pembudidayaan ikan secara berkelanjutan yang dikelola oleh kelompok masyarakat lokal.
Sebagai penutup rangkaian edutrip, rombongan SMA IT Nurul Islah menyusuri Kawasan Cagar Budaya Gampong Pande. Kunjungan ini memberikan edukasi nilai-nilai sejarah dan warisan budaya lokal Kota Banda Aceh yang kaya akan rekam jejak peradaban masa lalu.
Melalui kegiatan edutrip ini, DP2KP Kota Banda Aceh berharap dapat menumbuhkan minat dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pangan, pertanian, dan perikanan, sekaligus memperkuat kepedulian mereka terhadap kelestarian cagar budaya daerah. (ir)