Jaga Stabilitas Harga Menjelang Meugang, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Rp150 Ribu per Kg

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) resmi menggelar pasar murah khusus daging dalam rangka menyambut tradisi meugang. Pasar murah ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 24 hingga 25 Mei 2026, dan tersebar di beberapa titik lokasi strategis di wilayah Kota Banda Aceh.

Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya nyata untuk menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan daging menjelang hari besar keagamaan.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal turun langsung memantau jalannya pelaksanaan pasar murah tersebut. Kehadiran beliau bertujuan untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan mematuhi standar higienis.

Pada pasar murah kali ini, pemerintah mematok harga daging sapi segar sebesar Rp150.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai jauh lebih murah dan berada di bawah harga pasar umum yang biasanya melonjak tinggi menjelang hari meugang.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Banda Aceh dapat menikmati tradisi meugang dengan sukacita tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga daging yang tinggi,” ujar Illiza di sela-sela kunjungannya.

Suksesnya penyelenggaraan pasar murah ini tidak lepas dari kolaborasi kuat antara Pemerintah Kota Banda Aceh yang didukung penuh oleh jajaran mitra strategis yaitu Perumda Tirta Daroy Kota Banda Aceh, Bank Indonesia (BI), Bank Syariah Indonesia (BSI), Pegadaian, serta LKMS Mahirah Muamalah.

Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang guna menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Banda Aceh secara berkelanjutan. Di hari pertama dan kedua pelaksanaan, antusiasme warga terlihat sangat tinggi, dengan antrean yang tertib di setiap titik lokasi pasar murah. (ir)