BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh di Lapangan Jasdam Neusu Aceh, Rabu (22/4/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti unsur pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta personel TNI dan Polri.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung jalannya kegiatan. Sementara itu, Camat Kuta Alam, Kharisma, dipercaya sebagai komandan upacara. Turut hadir Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan masyarakat.
Dalam amanatnya, Wali Kota Illiza mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum peringatan ini sebagai penguat komitmen bersama dalam membangun kota. Ia menegaskan bahwa usia Banda Aceh yang telah mencapai lebih dari delapan abad mencerminkan perjalanan panjang yang sarat nilai sejarah dan ketangguhan.
“Banda Aceh bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Mengusung tema “Sinergi Kolaborasi”, Pemerintah Kota Banda Aceh menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, melibatkan pemerintah, masyarakat, ulama, pelaku usaha, hingga generasi muda dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Sebelumnya, berbagai rangkaian kegiatan telah dilaksanakan dalam menyambut HUT ke-821, di antaranya program Gampong Ramadan, Safari Ramadan, serta kegiatan sosial yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Banda Aceh. Di antaranya penghargaan internasional CityNet SDG City Awards 2025, cakupan jaminan kesehatan masyarakat yang telah melampaui 99 persen, serta raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 17 kali berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kebersamaan, doa, dan semangat gotong royong masyarakat,” katanya.
Selain itu, Banda Aceh juga dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional, seperti Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan penyelenggaraan City Expo yang turut mendorong pertumbuhan UMKM serta sektor ekonomi kreatif.
Dalam rangkaian upacara, Pemerintah Kota Banda Aceh turut memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi dalam pelayanan publik. Wali Kota menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas.
“Pelayanan yang baik akan melahirkan kepercayaan masyarakat, dan dari kepercayaan tersebut kita membangun masa depan kota,” ujarnya.
Usai upacara, peringatan HUT dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan, seperti marching band dan paduan suara pelajar binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, atraksi udara paramotor dari TNI Angkatan Udara Lanud Sultan Iskandar Muda yang membawa bendera Merah Putih dan spanduk HUT ke-821 turut menyemarakkan suasana. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pengundian hadiah umrah gratis bagi dua peserta melalui kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia.
Menutup sambutannya, Wali Kota Illiza menegaskan bahwa Banda Aceh merupakan warisan berharga yang dibangun di atas nilai iman, ilmu, dan kearifan lokal. Ia berharap semangat sinergi yang terus dijaga dapat membawa Banda Aceh menjadi kota yang diberkahi, bermartabat, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-821 ini menegaskan komitmen Banda Aceh sebagai kota religius yang terus berkembang dan beradaptasi di tengah dinamika zaman. (ir)
